Wanita dan HIV

Apa dan Bagaimana

Apa Dan Bagaimana HIV

HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus penyebab AIDS atau virus yang melemahkan sistem kekebalan tubuh (sel darah putih).

AIDS(Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah kumpulan beberapa gejala akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh yang disebabkan oleh HIV.

Perjalanan infeksi HIV

1.Masa tertular HIV (0 hari).

2.Periode Jendela (2 minggu – 6 bulan/ 3 bulan pada 95 % kasus). Masa antara masuknya HIV kedalam tubuh manusia sampai terbentuknya antibody terhadap HIV atau disebut HIV positif. Masa ini sudah bisa menularkan HIV kepada orang lain.

3.HIV Positif (3-10 tahun).Masa ini tanpa gejala, tampak sehat dan dapat beraktifitas biasa.

4.AIDS(1-2 tahun).Timbulnya infeksi oportunistik.Infeksi yang tidak berbahaya pada orang dengan system kekebalan tubuh normal tapi dapat berakibat fatal pada orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah akibat diserang HIV.

Siapa yang bisa tertular HIV ?

Siapapun dapat tertular HIV, jika seseorang belum melakukan tes HIV , maka orang dengan HIV positif tidak mengetahui dirinya sudah tertular HIV.

HIV menular melalui:

1.Menggunakan jarum suntik secara bergantian, tidak streril dan bekas pakai.

2.Hubungan seks berganti-ganti pasangan.

3.Dari ibu ke bayi melalui proses : kehamilan,melahirkan dan menyusui.

HIV tidak menular melalui:

1.Gigitan nyamuk atau serangga lain.

2.Bersalaman, berpelukan ataupun ciuman.

3.Berenang bersama.

4.Memakai toilet bersama.

5.Berbagi makanan atau menggunakan alat makan bersama.

6.Terpapar batuk atau bersin.

Bagaimana mengetahui status HIV saya ?

Status HIV hanya dapat diketahui melalui konseling dan Testing HIV sukarela.

-Testing HIV merupakan pengambilan darah dan pemeriksaan laboratorium disertai konseling pre dan pasca testing HIV.

-Konseling dan testing HIV sukarela dilakukan dengan prinsip tanpa paksaan ,rahasia,tidak dibeda-bedakan serta terjamin kualitasnya.

-Manfaat konseling dan testing HIV sukarela , mendapatkan informasi,pelayanan dan perawatan sesuai kebutuhan masing-masing.Dukungan untuk perubahan perilaku lebih sehat dan aman dari penularan HIV.

Cara mencegah penularan HIV

ada istilah/singkatan untuk tidak tertular HIV yaitu

A = Anda tidak melakukan seks

B = Bersikap saling setia dengan pasangan

C = Cengah dengan memakai kondom

stop = Jangan menggunakan narkoba suntik.

November 20, 2007 - Posted by | Apa dan Bagaimana

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: